Enjoy Your Day With a Smile

Kamis, 08 Juli 2010

Misteri Spinx

Sphinx adalah SATU BUAH BATU BESAR yang entah bagaimana caranya kayaknya nggak mungkin dipahat pakai tangan. Jadi Sphinx BUKAN susunan beberapa buah batu! Dengan berat ratusan ton, panjang 200 meter, dan tinggi 70 kaki. Now no one knows what types of tools were used to carve the stone.

Para peneliti Sphinx umumnya masih berdebat soal kapan Sphinx dibangun. Golongan 'Egyptologists' salah satunya Dr. Zahi Hawass -Director of Giza Saqqara of the Egyptian Antiquities Organization- meyakini bahwa Sphinx dibangun oleh Pharaoh Khafre pada 2,500 S.M.

Namun para peneliti muda lain beranggapan bahwa bukan Egypt yang membangun Sphinx, tetapi adalah sebuah kebudayaan purba yang sangat maju jauh sebelum Egypt. Mereka memperlihatkan dua temuan bukti baru yang mendukung teori ini.

1) Yang pertama adalah indikasi geologi bahwa Sphinx mengalami erosi yang diakibatkan oleh erosi AIR dan bukan angin/pasir;

Para ahli geologi bisa membedakan erosi air atau angin/pasir. Prof.Robert Schoch dari Boston University mengkonfirmasi bahwa Sphinx mengalami erosi air secara konsisten.

Apa bentuk asli Sphinx?

Tidak ada yang tahu karena Sphinx telah mengalami erosi ribuan tahun dan kerusakan akibat manusia. Para ahli arkeologi menemukan banyak sisa gambar Sphinx tergambar dengan sayap, tubuh singa dan kerbau, muka manusia. Saat ini yang kelihatan hanya tubuh seperti singa dan muka manusia tanpa hidung.




























Compare with Babylonian :

Mahluk ini populer disebut "kerubim" atau cherubim.
Menilik alkitab Perjanjian Lama kitab Yehezkiel 1:4,5,6,9,10 ada penglihatan:
4>Lalu aku melihat, sungguh, angin badai bertiup dari utara, dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi oleh sinar; di dalam, di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasa mengkilat.
5>Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup dan beginilah kelihatannya mereka: mereka menyerupai manusia,
6>tetapi masing-masing mempunyai empat muka dan pada masing-masing ada pula empat sayap.
9>mereka saling menyentuh dengan sayapnya; mereka tidak berbalik kalau berjalan, masing-masing berjalan lurus ke depan.
10>Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang.
Juga pada Perjanjian Baru kitab Wahyu 4:1-2,6-8 ada penglihatan:
1>"Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini."
2>Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seseorang.
6>Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.
7>Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang.
8>Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
NB: Gw hanya bermaksud menunjukan catatan yang ada dengan maksud peninjauan, no other religist purpose. Bagi ahli sejarah, Alkitab adalah salah satu bentuk catatan tertua yang dimiliki ras manusia: usianya lebih dari 2,000 tahun.
Belum ditemukan catatan apa pun mengenai pembangunan Sphinx dari awal mulanya. Hanya ada satu batu "Stela" yang berisi informasi bahwa Pharaoh Thutmosis IV (1401-1391 B.C.) memperbaikinya. Stela bercerita bahwa saat berburu, sang pangeran menjadi lelah dan beristirahat di bawah bayang2 Sphinx. Ia bermimpi bahwa Sphinx akan memberikannya hadiah DOUBLE CROWN of EGYPT jika ia memperbaikinya.
Sayang bagian akhir batu Stela rusak, sehingga tidak terbaca apakah legenda janji Sphinx ini dipenuhi atau tidak.
Pada baris ke 13 batu itu terdapat syllable "Khaf" - dihubungkan dengan King Khafre (2520-2494 B.C.). Dari sini Graham Hancock seorang peneliti Mesir menyebutkan bahwa King Khafre lah yang membangun Sphinx.
Namun para peneliti lain berpendapat bahwa Sphinx adalah peninggalan sebuah kebudayaan purba yang usianya lebih tua daripada Egypt itu sendiri. Catatan seorang bangsa Romawi, Armmianus Marcellinus menyebutkan bahwa Sphinx menyimpan catatan/scrolls/buku/batu/informasi mengenai "prevent the ancient wisdom from being lost in the flood of past age". Catatan lain bangsa Arab abad 9 juga mengkonfirmasi hal ini.
Telah lama diketahui bahwa Sphinx adalah simbol kecerdasan menurut kebudayaan Egypt.
Edgar Cayce (1877-1945), seorang clairvoyance (mirip Nostradamus, dalam keadaan tidak sadar atau deep trance ia bisa "membaca" sesuatu yang tersembunyi, biasanya ia gunakan kemampuannya untuk pengobatan) suatu kali mengatakan bahwa Shinx Egypt menyimpan catatan tentang kebudayaan purba, salah satunya tentang Atlantis.Sphinx adalah pintu masuk ke perpustakaan rahasia bernama 'Hall of Records'. Cayce berkata, "There is a chamber or passage from the right forepaw of the Sphinx to this entrance of the HALL OF RECORDS"!
Karena ramalan2 Cayce nyaris tepat, para ahli dengan peralatan yang canggih masih berupaya mencari2 Hall of Records. Sayang sampai sekarang masih belum ditemukan jalan masuk seperti yang diramalkan.
2) Yang kedua adalah perhitungan astronomi & astrologi.Penelitan mengiyakan bahwa Sphinx tepat menghadap ke timur saat matahari terbit di hari pertama spring equinox.Robert Bauval memperlihatkan bahwa bangunan2 di Giza membentuk konstelasi bintang di langit, bahkan sungai Nile membentuk Milky Way di Galaksi Bima Sakti. Tiga piramid tepat membentuk konstelasi Orion secara matematika astronomi.
Jika Sphinx merupakan simbolisasi zodiac Leo, maka matahari terbit dari arah konstelasi zodiac Leo pada waktu spring equinox 10,500 BC. Hari itu juga tepat saat konstelasi Orion berada persis di atas tiga pyramid yang disebutkan di atas.
WHO build the Sphinx?
Source :  http://www.kaskus.us/showpost.php?p=54021581&postcount=1163

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Most Popular