Enjoy Your Day With a Smile

Senin, 18 Oktober 2010

Urutan Hokage dalam Film Kartun Naruto Sama Dengan Urutan Presiden Indonesia

Tak ada yang menyangka. Jika diperhatikan dengan seksama ternyata Urutan Hokage dalam Serial Anime Jepang Naruto, sama dengan urutan Presiden Republik Indonesia.
Ini buktinya :


1. Shodaime (Senju Hasirama) dikenal sebagai the Founding Father-nya Konoha. Soekarno dikenal sebagai Founding Father-nya Indonesia.


2. Nidaime adalah penerus dari Shodaime. Soeharto adalah penerus dari Soekarno. Dan juga, rambut putih menjadi ciri khas mereka berdua.


3. Prof.BJ.Habibie dikenal sebagai Presiden yang paling pintar diantara semua preiden Indonesia (yaealah secara dia Professor). Sandaime (Sarutobi) adalah Hokage yang mempunyai julukan “The Professor”, dia mendapatkan julukan tersebut karena mengetahui & menguasai segala jurus / jutsu yang exist di Konoha.

4. Yondaime (Namikaze Minato) dikenal sebagai “The Yellow Flash of Konoha”. Dia menjadi Hokage hanya sebentar, karena dia mati muda. Yondaime mati saat melawan Kyuubi. Gusdur dikenal sebagai Presiden Indonesia yang juga menjabat sebagai presiden dalam waktu singkat (2 tahun), karena dilengserkan.


5. Godaime (Tsunade) adalah hokage wanita pertama Konoha. Megawati adalah Presiden wanita pertama Indonesia.


 6. Rokudaime dalam serial Naruto adalah Danzou, seorang yang sangat berambisi menjadi Hokage. Dan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-6 RI adalah orang yang terkesan kalem dan lemah lembut. Adakah kesamaan diantara kedua orang ini ?

Ya, SBY dan Danzou mempunyai kesamaan, yaitu mereka berdua dalam masalalunya sama-sama berbasis Militer.

Source : http://hilmyinfo.wordpress.com/2010/10/17/wow-urutan-hokage-dalam-serial-naruto-sama-dengan-urutan-presiden-indonesia/
READ MORE - Urutan Hokage dalam Film Kartun Naruto Sama Dengan Urutan Presiden Indonesia

Misteri di Indonesia Yang Belum Terpecahkan

 Misteri manusia raksasa Meganthropus Erectus
Tulang paha Meganthropus

Fossil manusia raksasa yang berukuran tinggi 2,1 – 3,7 meter telah ditemukan di Sangiran pada tahun 1942 oleh Von Koenigswald. Meskipun sejaman dengan Homo Erectus lain seperti Homo Soloensis yang mendiami wilayah tepian Bengawan Solo, keberadaannya belum dapat dijelaskan. Bahkan nama latin spesies ini masih diperdebatkan mau merujuk ke genus mana dalam sistem taksonomi. Peralatan yang digunakan juga berukuran besar.

Perbandingan besar tengkorak kepala beberapa spesies manusia

Misteri Manusia Hobbit di Pulau Komodo
Ilmuwan telah menemukan kerangka-kerangka manusia yang menyerupai hobbit (manusia kerdil di Film/Novel Lord of The Ring) yang ukurannya tidak lebih besar dari anak usia 3 tahun di sebuah gua. Manusia kerdil yang memiliki tengkorak seukuran segerombol anggur, hidup dengan gajah purba dan komodo di pulau terpencil di Indonesia sekitar 18.000 tahun yang lalu.
Kerangka yang ditemukan adalah milik seorang wanita dengan tinggi 1 meter, berat sekitar 25 kilogram dan berumur sekitar 30 tahun ketika meninggal 18.000 tahun yang lalu.
Ini adalah temuan spektakuler dan yang paling ekstrim yang pernah diberitakan! Bagaimana tidak? Spesies ini telah mendiami pulau komodo pada masa di mana manusia modern (homo sapiens) juga telah ada di Indonesia (95.000 – 13.000 tahun yang lalu).
Selain menemukan kerangka, ilmuwan juga menemukan peralatan batu seperti pisau, alat pelubang, alat pemotong untuk berburu stegedon (gajah purba).
Banyaknya spesies manusia yang tidak saling berhubungan dalam rantai evolusi menimbulkan tanda tanya, ada berapa jenis makhluk menyerupai manusia yang hidup di Jaman Prasejarah Indonesia… dan mengapa mereka punah tanpa meninggalkan keturunan.
Bila mereka bukan manusia kenapa mereka berkelakuan seperti manusia, yang mampu membuat peralatan dari batu dan tulang, memasak menggunakan tungku api….
Orang-orang purba yang mendiami wilayah Sumatra telah melukiskan sesosok makhluk dengan jengger yang memiliki ekor dan leher yang panjang. Beberapa makhluk ini menyerupai hadrosaurs. Dalam karyas seni purba ini digambarkan bahwa beberapa Corythosaurus sedang diburu oleh orang-orang purba di Indonesia.

Sumber: Art of Indonesia, Tibor Badrogi, 1973


Ini gambar ilustrasi Corythosaurus

Hal ini masih diperdebatkan ahli karena banyak yang beranggapan dinosaurus tidak hidup sejaman dengan manusia purba
kalau berdasarkan fakta penemuan artefak memang terlambat
padahal fosil pithecanthropus erectus yang didapatkan di Sangiran, Jawa Tengah adalah termasuk fosil tertua yang berhasil ditemukan di muka bumi, meskipun para ahli menganggap bahwa nenek moyang manusia bukan berasal dari pithecantropus erectus tetapi berasal dari spesies lain di afrika sono.
padahal harusnya peradaban di Indonesia paling gak seumuran dengan bangsa2 sumeria, mesopotamia atau cina dengan menilik penemuan fosil2 yang sangat tua itu. mengingat di daerah2 tersebut atau yangwilayah yang bersekatan juga ditemukan fosil2 manusia purba yang umurnya sangat tua, meskipun lebih tua pithecanthropus erectus.
dengan ditemukannya fosil2 lain yang tidak dapat dijelaskan posisinya dalam proses evolusi dan kepunahan spesiesnya yang misterius, mungkinkah kalau di Indonesia dulunya terjadi bencana alam yang dahsyat sehingga melenyapkan peradaban tinggi yang mungkin dulu pernah ada ?
Seperti teori benua atlantis dulunya berada di wilayah Indonesia sekarang. Mengingat Indonesia berada di 2 lempeng benua yang rawan bencana gempa tektonik yang mampu menimbulkan tsunami dahsyat dan juga banyaknya bekas2 kawah besar seperti danau toba, lembah seputaran candi borobudur, danau kelimutu dan banyak yang lainnya menunjukkan bahwa dahulu kala pernah terjadi letusan2 gunung api yang dahsyat dan mampu menimbulkan gempa volkanik.



Bekas kawah yang menjadi danau kelimutu













bekas kawah besar yang menjadi danau Toba

Candi borobudur yang dipercaya berada di bekas kawasan super volcano terbesar di dunia!



Melihat bekas-bekas alam di atas sangat mungkin bila pernah terjadi bencana dahsyat di wilayah Indonesia dahulu kala. Kalaupun ada peradaban tinggi yang lenyap akibat bencana tersebut, masih misteri. kalaupun ada bukti, saya yakin terpendam jauh di bawah tanah sana karena dahsyatnya bencana.
READ MORE - Misteri di Indonesia Yang Belum Terpecahkan

Dunia Segera Hadapi Kepunahan Massal?

Perilaku manusia dan perubahan iklim akan berdampak malapetaka pada semua spesies di Bumi.


Dinosaurus pertama di bumi (AP Photo)
Dunia menghadapi ancaman kepunahan massal yang bahkan lebih hebat daripada kemusnahan spesies Dinosaurus dari muka Bumi. Itu adalah penelitian terbaru para ilmuwan Australia.

Palaebiologis dari Macquarie University, Dr John Alroy mengatakan hal itu berdasarkan fosil untuk melacak nasib kelompok utama binatang laut sepanjang sejarah Bumi.

Dia lalu mengkompilasikan data dari sekitar 100.000 fosil, melacak nasib hewan laut, selama masa kepunahan ekstrim yang terjadi sekitar 250 juta tahun yang lalu.

Penemuan tersebut dipublikasikan minggu ini di jurnal internasional ilmu pengetahuan, Science. Temuan itu menunjukkan peristiwa kepunahan dahsyat sedang berlangsung saat ini, dan berpotensi menjadi yang terparah sepanjang sejarah.

"Organisme yang mungkin bisa bertahan di masa lalu, mungkin tidak akan mampu saat ini," kata Dr Alroy, seperti dimuat laman News.com.au, Sabtu 3 September 2010.

"Ini mungkin berakhir dengan perubahan dasar laut secara dramatis karena perubahan dominasi kelompok. Kepunahan yang berlangsung saat ini akan membalik keseimbangan kelompok hewan laut."

Penelitian ini juga menunjukkan perilaku manusia dan perubahan iklim akan berdampak malapetaka pada semua spesies di Bumi.

"Kapan terjadinya kemusnahan massal, masih jadi pertaruhan, namun apapun bisa terjadi," tambah Alroy.

"Jadi, apa yang sedang kita semua lakukan sebagai spesies manusia adalah menjalankan eksperimen raksasa terhadap alam ini."

Sejarah mencatat, ada tiga peristiwa kepunahan massal dan hampir semua ahli biologi setuju dunia saat ini mengalami hal serupa.

Kepunahan massal terakhir diperkirakan terjadi 65 juta tahun lalu saat asteroid menghantam Meksiko dan membuat Dinosaurus musnah -- memberi ruang bagi mamalia untuk berkembang.

Alroy mengatakan, kepunahan massal baru tidak akan terjadi dengan skrenario yang sama, faktor luar -- hantaman komet ke Bumi.

Yang sekarang sedang terjadi, kehancuran pada dasarnya berasal dari dalam. Kepunahan massal berikutnya bersal dari sejumlah faktor, dari spesies asing, akibat penggunaan pupuk kimia dan pestisida, polusi, dan deforestasi.

Perubahan iklim dan pertumbuhan manusia yang tak terkendali juga memainkan peranan.

Namun, sedikit kabar baiknya, kepunahan massal saat ini tidak akan seburuk 250 juta tahun lalu, yang dikenal dengan kepunahan Permian-Triassic atau 'The Great Dying'.

"Aman untuk mengatakan kehilangan yang akan kita alami belum sedahsyat masa itu. Tapi sangat mungkin untuk mengatakan kita bisa merasakan kehilangan yang sama."

"Saat ini kita sedang bermain-main dengan proses evolusi dalam skala epik."

Namun, ahli paleontologi Charles Marshall dari University of California, Berkeley berpendapat, bahwa metode statistik Alroy masih perlu review oleh masyarakat paleobiologi.

"Tidak akan ada konsensus secara langsung pada rincian pola keragaman," tulisnya. Tapi "potongan-potongan itu telah jatuh ke tempatnya," kata dia, seperti dimuat New Kerala, Minggu 5 September 2010.

Source : http://yasirmaster.blogspot.com/2010/10/dunia-segera-hadapi-kepunahan-massal.html
READ MORE - Dunia Segera Hadapi Kepunahan Massal?

Manfaat dari Minum Bir

http://stuffeducatedlatinoslike.files.wordpress.com/2008/03/beer.jpg
Bir mungkin lebih banyak mengundang kesan miring daripada lurus. Namun minuman alkohol ringan ini sebenarnya menyimpan manfaat untuk kesehatan.
 
Mengurangi Resiko Jantung
Sejumlah studi, diantaranya Institute of Epidemiology di University of Muenster, menemukan, bahwa meminum bir dalam jumlah moderat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner.
Alasannya sederhana, alkohol dapat meningkatkan HDL, atau kolesterol baik yang berguna merawat jantung.

Kaya Vitamin
Berdasarkan penelitian TNO Nutrition and Food Research Institute, Jerman, peminum setia bir meningkatkan 30 persen kadar vitamin B6 lebih banyak dalam tubuh, dibanding mereka yang tidak minum bir, atau dua kali lebih banyak dari peminum anggur merah.

Menghindari Resiko Batu Ginjal
Lagi-lagi penelitian yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan resiko orang paruh baya yang gemar minum bir terkena batu ginjal menurun sebanyak 40 persen, dibanding mereka yang tidak minum sama sekali.

Belum dapat ditemukan memang, komponen mana yang menyebabkan bir menjadi sakti untuk menangkal batu ginjal, tapi penemuan ini jelas menguntungkan.

Teman Baik Wanita Paruh Baya
Studi dari Harvard menemukan wanita paruh baya yang rajin mimun bir terbukti memiliki fungsi mental yang lebih baik, dan tulang lebih padat. Hal ini karena bir mengandung semacam zat yang mirip dengan esterogen, hormon wanita yang berkurang seiring usia.

Mencegah Kanker
Senyawa Xanthohumol dalam bir terbukti dapat menghambat sel kanker berkembang dalam tubuh. Karena itu konsumsi bir tidak berlebihan sama saja dengan memasukkan anti bodi kanker.

source: http://www.astaga.com/content/lima-manfaat-minum-bir
READ MORE - Manfaat dari Minum Bir

Most Popular