Enjoy Your Day With a Smile

Sabtu, 28 Mei 2011

Tersembunyinya Fakta Planet Mars yang Biru

Langit planet mars yang biru by google.com
Langit planet mars yang biru by google.com

Mars selalu identik dengan warna merah. Kita pasti berpikiran kalau planet ini merupakan planet berwarna merah yang panas dan terik. Tapi tahukah Anda bahwa planet Mars yang terkenal dengan warna merahnya itu ternyata mempunyai langit yang berwarna biru, sama seperti langit yang ada di bumi. Selama bertahun-tahun kita mengenal planet Mars yang berwarna merah lewat foto-foto yang dirilis NASA tahun 1976. Planet Merah, itulah julukan yang diberikan orang selama puluhan tahun kepada planet Mars.

Asal muasal planet yang terkenal dengan warna merah ini dikarenakan foto-foto yang dirilis NASA yang menunjukkan warna merah pada hampir setiap unsur di planet itu. Mars juga digambarkan sebagai planet yang tidak ramah dengan badai debu berwarna merah. Karakteristik ini juga telah digambarkan di beberapa film science fiction seperti “total recall” dan “red planet“. Namun ternyata planet merah tersebut tidaklah semerah yang kita bayangkan.

Banyak spekulasi yang muncul kenapa pihak NASA menyembunyikan fakta tersebut selama bertahun-tahun. Ada yang mengatakan hal tersebut karena kesalahan teknis, ada juga yang mengatakan foto Mars berwarna merah diambil saat terjadi badai debu di Mars sehingga tampak merah. Pada tanggal 10 Januari 2004, departemen JPL NASA yang bertanggung jawab atas wahana spirit rover menyelenggarakan konferensi pers di Pasadena, California. Pada konferensi itu, mereka menunjukkan sebuah foto Mars terbaru yang diambil oleh wahana spirit, foto Mars dengan langit berwarna biru.

Langit planet mars yang biru by google.com
Langit planet mars yang biru by google.com

Hal ini tentunya sangat mengejutkan. Pada tahun-tahun sebelumnya, NASA hanya merilis foto Mars dengan langit berwarna merah. Setelah konfrensi pers JPL itu, NASA memberikan alasannya, “Jika pada saat wahana mengambil foto sedang terjadi badai debu di Mars, maka foto akan menjadi merah”.

Dengan pernyataan ini, NASA mengakui bahwa Mars memang memiliki langit berwarna biru seperti bumi. Namun anehnya, mengapa selama ini NASA hanya merilis foto Mars dengan langit merah? Mungkinkah ada sesuatu yang ditutup-tutupi? Dan mengapa baru tahun 2004 NASA mengungkapkan semuanya? Ada yang mengatakan bahwa foto Mars yang menunjukkan langit berwarna biru adalah foto yang mengalami kesalahan filterisasi warna. Dengan kata lain, kesalahan teknis. Namun tidak demikian menurut Richard Hogland dan Mike Bara.

Menurut mereka, dua jam setelah foto pertama dari Viking tiba, seorang teknisi NASA tiba-tiba mendapat perintah dari Administrator NASA, Dr. James Fletcher, untuk menghancurkan semua negatif film yang menunjukkan langit biru pada planet Mars. Gambar-gambar yang lain kemudian diubah menjadi hampir merah total untuk menunjukkan seakan-akan tidak ada kehidupan di Mars.

Menurut buku Richard C Hogland dan Mike Bara, NASA memang sengaja merahasiakan fakta tersebut. Buku tersebut berjudul Dark Mission: The Secret History of NASA” yang menceritakan bahwa NASA dengan sengaja telah mengubah warna langit pada planet Mars. Sayang sekali, pertanyaan ini belum terjawab hingga sekarang. Namun konon para astronom di teleskop Hubble telah lama mengobservasi bahwa Mars memang memiliki langit berwarna biru. Walaupun begitu, beberapa ilmuwan tetap membela NASA. Menurut mereka, NASA tidak mengubah warna langit. Perbedaan warna terjadi karena proses filterisasi yang tidak sempurna pada wahana penjelajah Mars.

Hal apa yang melatarbelakangi pernyataan NASA, kita tidak tahu apakah NASA ingin mencoba menutupi kenyataan kalau planet Mars itu sama seperti planet bumi yang juga memiliki penghuni atau makhluk yang tinggal di planet tersebut.

READ MORE - Tersembunyinya Fakta Planet Mars yang Biru

Sejarah Jakarta di Pulau Onrust

Sejarah Jakarta tak hanya bisa dipelajari dari daratan, tapi juga Kepulauan Seribu. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Pulau Onrust, yang merupakan pusat hiruk-pikuk masa lalu itu. Sisa-sisa kejayaannya dapat dinikmati dengan berperahu lima belas menit dari pesisir Jakarta.

Pulau Onrust

Dinamai dengan kata Belanda yang artinya tanpa istirahat, Pulau Onrust memegang peran penting dalam sejarah Batavia. Pada abad 16, pulau ini adalah tempat peristirahatan raja-raja Banten. Setelah Belanda datang, pulau ini dimanfaatkan sebagai aset guna memperkuat pendudukan mereka.

Fungsi pulau ini terus berubah sesuai kondisi politik Jakarta — yang juga selalu berubah. Tercatat, pulau ini pernah menjadi dermaga, benteng, gudang mesiu, hingga tempat penggergajian kayu dan bengkel bagi kapal-kapal yang rusak.


Foto: Famega Syavira

Pulau Onrust sebenarnya bukanlah pulau yang bersahabat bagi para penjelajah. Cuaca tropis yang panas dan kondisi pulau berhutan lebat adalah salah satu alasannya. Tak heran, ada mitos bahwa penghuni pulau ini akan mati muda.

Sebuah buku medis yang ditulis Thomas dan George Underwood pada tahun 1827 menjelaskan tentang ekspedisi tentara kerajaan Inggris ke Batavia pada Agustus 1800. Disebutkan, terdapat 12 resimen tentara (127 personel) yang mendarat di Pulau Onrust dalam keadaan sehat. Karena penyakit misterius, hanya 62 yang kembali. Sisanya tewas tanpa sempat berperang.

Mitos mati muda ini juga diperkuat dengan reruntuhan kuburan Belanda di ujung pulau. Beberapa nisan yang masih utuh menunjukkan, penghuninya wafat sebelum berusia 30 tahun. Di nisan milik Johanna Kalf, istri penguasa, malah tertulis bahwa dia meninggal dalam usia 25 tahun.


Foto: Famega Syavira

Sejak abad 16, pulau ini dibangun, dihancurkan, dibangun kembali, lalu hancur tak berpenghuni. Pada masa kemerdekaan, pulau ini dijadikan tempat karantina penyakit menular. Sejak tahun 1970-an, pulau ini terabaikan. Bangunannya dibongkar dan menyisakan puing-puing.

Kini hanya ada sisa fondasi benteng kuno, serta asrama haji dari masa akhir pendudukan Belanda.

Kuburan, reruntuhan dan bayangan dari pepohonan yang tumbuh subur membuat pulau ini menampakkan suasana kelam. Sejarah yang penuh liku itu akhirnya tersimpan dalam diamnya reruntuhan dan pepohonan.

Pulau Cipir alias Kuiper

Bila Anda mengunjungi Pulau Onrust, jangan lupa mampir ke Pulau Cipir yang terletak di sebelahnya. Kedua pulau ini tadinya dihubungkan dengan sebuah jembatan apung — yang reruntuhannya masih bisa terlihat di Cipir sementara di Onrust sudah musnah sama sekali.


Foto: Famega Syavira

Sebagian besar Pulau Cipir berisi reruntuhan asrama haji. Meski hanya tinggal dinding dan lantai, kondisi reruntuhannya masih lebih baik dibandingkan dengan Pulau Onrust.

Pulau Cipir sangat kecil dan bisa dikelilingi hanya dalam beberapa menit. 
 
Source : http://yasirmaster.blogspot.com/2011/05/sejarah-jakarta-di-pulau-onrust.html
READ MORE - Sejarah Jakarta di Pulau Onrust

Gunung-Gunung Yang Disucikan Di Dunia

Terdapat beberapa gunung disucikan di berbagai tempat. Hal ini dikarenakan sejarah maupun kepercayaan dari masyarakat sekitar yang mempercayai bahwa di gunung tersebut tempat tinggal para dewa maupun memiliki kekuatan magis tersendiri. Mari kita simak gunung-gunung yang disucikan dibawah ini.

1. Gunung Olimpus, Yunani

Gunung Olimpus
Gunung Olimpus

Gunung ini merupakan tempat tinggal legendaris para dewa mitos Yunani dan singasana dari dewa Zeus. Tingginya mencapai 2919 meter. Di gunung ini tumbuh 1700 spesies flora yang berbeda.

2. Gunung Fuji, Jepang

Gunung Fuji
Gunung Fuji

Gunung dengan puncak yang diselimuti dengan es ini sangat disakralkan umat Budha dan Shinto. Selama bulan Juli dan Agustus merupakan musim pendakian gunung dan terdapat 200.000 orang yang bersemangat untuk mendaki gunung setinggi 3776 meter ini. Gunung Fuji merupakan gunung yang masih aktif dan dipercaya menjadi istana dari Dewi Api dalam agama Shinto dan Danichi Nyorai, Dewa Matahari dalam agama Budha.

3. Gunung Agung, Bali – Indonesia

Gunung Agung
Gunung Agung

Orang Bali percaya bahwa gunung berapi ini merupakan pusat dari jagat raya. Memiliki tinggi 3142 meter dan berdiri kokoh di bagian timur Bali. Pura terbesar, Besakih berada di lereng Gunung Agung dengan ketinggian 915 meter.

4. Gunung Salib Suci, Colorado

Gunung Salib Suci
Gunung Salib Suci

Legenda dari salib besar yang berada digunung berbatu ini terbukti benar saat seorang fotografer William Henry Jackson kembali dari ekspedisi di tahun 1873 dengan foto puncak yang mengagumkan. Gunung yang memiliki tinggi 4267 meter ini terletak bagian utara wilayah Sawatch. Nama Salib Suci sendiri berasal dari bagian salju yang membentuk salju yang terdapat di timur laut gunung ini dan menjadi sangat populer menjadi tempat peziarahan umat Kristen.

5. Gunung Everest, Nepal/Perbatasan Cina

Gunung Everest
Gunung Everest

Orang Tibet menyebut Gunung Everest sebagai sumber dari jagat raya dan orang Nepal menyebut Dewi langit bagi gunung ini. Gunung yang mencapai tinggi 8848 meter ini merupakan gunung dengan puncak tertinggi di planet bumi. Everest merupakan salah satu bagian dari pegunungan himalaya yang tertutup salju abadi.

6. Gunung Nebo, Yordania

Gunung Nebo
Gunung Nebo

Berdasarkan bagian akhir dari bagian Deuteronomy, Gunung Nebo merupakan tempat dimana nabi Musa Ibrani menemukan tanah yang dijanjikan Tuhan. Saat sedang hari cerah dari gunung ini dapat terlihat Laut Mati, Bethlehem, Yerusalem, Sungai Yordania, Jericho dan Gunung Olive.

7. Gunung Kailash, China/Perbatasan Tibet

Gunung Kailash
Gunung Kailash

Ribuan penganut Budha, Hindu, Jain dan Bonpo melakukan perjalanan suci ke kota terpencil di kawasan Himalaya, Darchen setiap tahunnya untuk melakukan kora suatu ritual mengelilingi Gunung Kailash. Menginjakkan kaki di gunung ini adalah tindakan yang melanggar kesucian, namun dengan melakukan kora dengan panjang perjalanan 51 kilometer ini dipercaya dapat menghapus dosa selama hidup di dunia.

8. Gunung Croagh Patrick, Irlandia

Gunung Croagh Patrick
Gunung Croagh Patrick

Sebanyak satu juta peziarah melakukan perjalanan suci setiap tahunnya untuk perdoa di puncak salib, berpartisipasi dalam kegiatan Misa, atau hanya bergabung untuk ikut menikmati pemandangan bagian barat laut Irlandia. Bangsa Celtic pra-Kristen menganggap Dewa Crom Dubh tinggal di gunung ini dan kemudian Santa Patrick yang membawa agama Kristen ke Irlandia melakukan perjalanan selama 40 hari berpuasa dan berdoa di puncak gunung ini memberikan pengaruh terhadap peziarahan yang dilakukan bagi penganut Kristen di Irlandia.

9. Puncak San Fransisco, Arizona

Puncak San Fransisco
Puncak San Fransisco

Lebih dari puluhan suku asli Amerika mempercayai rangkaian gunung berapi di Hutan Nasional Coconino adalah tempat yang sakral termasuk Hopi, yang dipercayai sebagai puncak yang ditinggali orang-orang Kachina. Untuk melindungi wilayah tersebut sebaik mungkin, tidak ada jalan langsung yang mencapai puncaknya. Walaupun demikian ada alternatif lain yang dapat ditempuh yakni jalan puncak Humprey dengan tinggi 3851 meter yang berjarak 14,4 kilometer dan tidak mudah untuk dilalui.

10. Puncak Popocatepel, Meksiko

Popocatepel
Popocatepel
Puncak gunung berapi ini terdapat dari 72 kilometer tenggara Meksiko City dan memiliki pengaruh besar di legenda suku Aztec dan suku lokal Nahua. Gunung yang biasa disebut El Popo ini berarti sesuati yang hidup dan bernapas. Saat abad ke-16 para misionaris dari Spanyol memasuki Meksiko dibangun 14 gereja di lembah El Popo. Peninggalan ini menjadi salah satu situs warisan budaya yang dilindungi UNESCO.
READ MORE - Gunung-Gunung Yang Disucikan Di Dunia

Percakapan Malaikat Jibril, Kerbau, Kelelawar dan Cacing

Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau.

dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau.

Di siang yang panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, "hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau". Si kerbau menjawab, "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri". Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar.


Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar, "hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar". "Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil, tinggal di dalam tanah, berjalannya saja menggunakan perutnya", jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.


Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing, "Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing". Si cacing menjawab, " Masya Allah, alhamdulillah, aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman yang sempurna dan tidak beramal sholih ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya".

Subhaanallah, kita sebagai manusia dikatai sama cacing, cacing lebih bersyukur dijadikan sebagai cacing, kenapa?

dalam sabda Rasulullah "semua makhluk bisa mendengar adzab kubur, kecuali jin dan manusia"

adzab kubur:


karena cacinglah yang menjadi saksi akan AZHAB KUBUR yang mengerikan itu.cacing yang menemani kita ketika kita sudah mati.

ALLAHU AKBAR, selamatkan kami semua ya ALLAH dari adzab mu, baik didunia apalagi diakhirat kelak, aamiin.
Mari kita bertaubat semuanya, INSYAALLAH, DIA akan mengampuni kita.
 
Source : http://yasirmaster.blogspot.com/2011/05/percakapan-malaikat-jibril-kerbau.html
READ MORE - Percakapan Malaikat Jibril, Kerbau, Kelelawar dan Cacing

Most Popular