Enjoy Your Day With a Smile

Sabtu, 06 Agustus 2011

Berbagai Teori Mengupas Misteri Fenomena Crop Circle

alt
Siapa yang membangunn Stonehenge, telah lama menjadi bahan perdebatan di kalangan ilmuwan.
Namun kini, situs kuno tersebut telah menyajikan teka-teki lain—crop circle raksasa.
Desain menakhjubkan 200 kaki itu muncul di sekitar monumen kuno tersebut, 14 Juli lalu.

Dan seperti biasa perdebatan akan mulai bermunculan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas misteri tersebut.

Ada yang meyakini bahwa itu adalah buatan manusia, adapula pendapat yang mengatakan bahwa fenomena itu disebabkan oleh medan magnet. Bahkan ada beberapa pendapat hal itu adalah karya besar dari makhluk asing.

Situs kuno ini secara luas telah dianggap sebagai monumen bersejarah paling penting di Inggris dan terbukti telah menjadi tempat hiburan yang fenomenal musim ini.

Crop circle ini memiliki desain terbaru dari sejumlah crop circle yang muncul di Wiltshire dalam beberapa bulan terakhir.

Eliakis Joseph-Sophia, salah seorang pemerhati crop circle mencoba menawarkan beberapa penjelasan yang ia yakini bahwa, “Tiga setengah bulan dalam crop, kemungkinan mengindikasikan rencana anggaran dalam tiga bulan ketiga.”

“Crop circle ini berada berseberangan dengan Stonehenge. Jadi jelas, orang yang terlibat dalam pembuatan crop ini tidak dapat menjangkau batu-batu suci tersebut.”

Misteri bagaimana crop circle diciptakan belum pernah terpecahkan meskipun secara luas telah dianggap sebagai tipuan tingkat tinggi.

Sebagian orang ada mengklaim bahwa pola itu merupakan karya ilmuwan komputer yang melibatkan sejumlah kelompok relawan.
Namun para pemerhati crop circle berpendapat, tidak cukup waktu dalam kegelapan di musim panas yang memungkinkan manusia menyelesaikan fenomena seperti itu.

Banyak orang berpendapat bahwa pola-pola seperti ini merupakan pesan dari makhluk asing atau mungkin juga merupakan pesan dari Tuhan.

Teori lain ada yang berpendapat bahwa energi raksasa yang dikumpulkan di atas ionosfir bumi, dirangsang menuju sebuah landasan sehingga menciptakan crop circle, yang biasanya di wilayah berkapur tradisional dikenal sebagai ‘garis energi’ atau dimasa lalu disebut mistis.
READ MORE - Berbagai Teori Mengupas Misteri Fenomena Crop Circle

Manfaat Sehat Bertelanjang Kaki


shutterstock
Tanpa disadari modernisasi berdampak sangat besar pada cara manusia berjalan dan penggunaan kaki. Jalan-jalan yang tertutup beton juga mengubah permukaan tanah yang semula lembut dan tidak rata menjadi permukaan yang rata dan keras. Kemudian diciptakanlah sepatu. Hal tersebut merupakan langkah terakhir yang memisahkan manusia dengan bumi.

Sebagus apa pun pabrik menciptakan alas kaki, mereka tidak akan pernah bisa membuat alas kaki yang cocok dengan karateristik kaki manusia. Para ahli bahkan menyebutkan sepatu yang diciptakan di zaman modern ini bukan hanya mengubah bentuk kaki tetapi juga membuat kaki lebih mudah cidera.

Menurut filosofi kuno, aliran energi atau Chi (disebut juga prana) dari bumi bisa kita serap secara otomatis melalui kaki. Dengan berjalan tanpa alas jumlah Chi yang diserap tubuh akan bertambah banyak.

Berjalan kaki tanpa alas merupakan salah satu dari latihan dasar cakra. Hubungan yang kita buat dengan tanah dari setiap jejak langkah membantu menyeimbangkan energi cakra sekaligus menguatkan kaki.
Menyerap energi merupakan salah satu dari sederet manfaat bertelanjang kaki yang perlu Anda ketahui. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan berikut, para ahli menyarankan agar kita berjalan kaki di permukaan tanah sedikitnya 3 kali dalam seminggu.

1. Pada musim panas, berjalan tanpa alas kaki memiliki efek mendinginkan tubuh, terutama berjalan menginjak rumput di pagi hari.

2. Saat kaki tidak dibatasi sepatu, kaki akan menghasilkan gerakan yang mengaktifkan otot-otot di kaki sehingga sirkulasi darah ke bagian jantung menjadi lebih lancar. Fungsi sirkulasi yang lancar ini bisa mencegah bekuan darah di kaki, mengurangi stres pada sistem kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah.

3. Penggunaan sepatu terus menerus bisa membuat otot-otot kaki menjadi lelah. Biarkan otot kaki menjadi rileks dengan berjalan tanpa alas.

4. Berjalan tanpa alas kaki juga terbukti bisa mengatasi telapak kaki datar.

5. Berjalan kaki tanpa alas juga meningkatkan kontak secara langsung dengan alam. Hal ini bisa berpengaruh pada peningkatan level energi dan mengendurkan ketegangan.

6. Berjalan di permukaan tanah tanpa alas kaki juga membantu menguatkan struktur tulang kaki dan mencegah perubahan bentuk kaki.


http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/07/manfaat-sehat-bertelanjang-kaki.html

READ MORE - Manfaat Sehat Bertelanjang Kaki

Most Popular